Sekilas tentang Ikhwan Al Muslimun
Al Ikhwan Al Muslim bukan nama asing di belantara pergerakan Islam modern. Kiprah dan peran yg dilakukan da’wah Ikhwanul Muslimin, sebagai salah satu pelopor gerakan Islam yg muncul tahun 1327 H/1928 M di Mesir, diakui telah memberi warna perubahan yg cukup besar dlm menumbuhkan dan membina semangat perjuangan menegakan syari’at Islam dlm kehidupan nyata. Dengan mengadopsi da’wah salafiyyah sbg salah satu prinsip gerakan da’wahnya, Ikhwanul Muslimin menekankan pada pentingnya penelitian dan pembahasan thd dalil, serta urgensi kembali kpd al-Qur’an dan Sunnah secara murni dan konsekuen. Membersihkan dari segala bentuk kemusyrikan untuk mencapai kesempurnaan tauhid. Ikhwan juga mengambil nilai positif dari tasawuf sbg sarana pendidikan dan peningkatan jiwa, tanpa penyimpangan aqidah, jauh dari segala bentuk bid’ah, khurafat, menghina diri dan sifat negatif. Syaikh Syahid Hasan al-Banna, sang pemimpin pertamanya, telah merangkum pemahaman tersebut dalam da’wah Ikhwan. Ditambah dgn konsepsi-konsepsi yg sesuai dgn kebutuhan zaman dan kondisi. Sehingga da’wah Ikhwan mampu menghadapi berbagai arus yg melanda mesir dan dunia Islam pada umumnya.






